Uncategorized

Baik atau Buruk, Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Tinggi?? Berikut Penjelasannya


Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Penuh – Kalau kamu sering cek / me-monitoring penggunaan resource hardware di komputer, mungkin penggunaan RAM selalu menjadi perhatian utama. Dan tidak jarang kamu melihatnya dalam keadaan yang selalu hampir penuh. Baik pengguna sistem operasi Windows, Linux, Mac, dan lainnya penggunaan memory yang sering terlampau tinggi ini bisa dibilang wajar, terlebih jika kita suka membuka banyak aplikasi. Kenapa?

Perlu kamu ketahui, sistem operasi saat ini sudah memanfaatkan RAM sebagai penyimpanan file cache untuk mempercepat kinerja komputer. Selama komputer kamu dapat beroperasi dengan baik tanpa masalah apapun, penggunaan memory yang tinggi ini jangan jangan kamu jadikan problem yang serius.

Baik atau Buruk, Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Tinggi?? Berikut Penjelasannya
image: digitaltrends.com

Membedakan Penggunaan Memori RAM yang Baik dan yang Buruk

Baik atau Buruk, Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Tinggi?? Berikut Penjelasannya

Meskipun OS masa kini sudah canggih semua, dan bisa memanfaatkan RAM untuk file cache, namun kamu harus ingat bahwa tidak semua penggunaan RAM yang tinggi itu sesuatu yang baik. Lalu bagaimana cara mengetahui baik atau buruknya kondisi komputer kita saat penggunaan memori RAM tinggi?

Tidak terlalu sulit membedakannya. Jika komputer kamu sudah terasa lambat saat melakukan proses dan pada waktu yang sama, memory RAM kapasitasnya sudah kritis, ini merupakan tanda yang tidak baik. Pada kondisi ini, dimana RAM sudah penuh dan komputer terasa lambat, hardisk akan bekerja lebih dari biasanya yang ditandai dengan lampu led yang terus menerus berkedip. Tentu saja, hal ini tidak baik untuk kinerja hardisk kedepannya, dan juga komputer akan semakin lambat karena melakukan proses pada hardisk bukan pada memori RAM lagi.

Sudah sangat jelas dong kalau seperti ini kondisinya, komputer kamu tidak dalam kondisi baik lagi, dan tentunya membutuhkan tambahan memori RAM baru. Atau alternatif lainnya adalah dengan menghapus aplikasi yang tidak terlalu penting.

Namun, jika komputer kamu tetap dalam kondisi prima meskipun memori RAM sudah hampir penuh, kamu tidak perlu khawatir. Tanda lain yang berarti baik bagi komputer, jika lampu led hardisk tidak terlalu sering berkedip, karena itu menandakan proses masih bisa ditangani oleh memori RAM.

Advertisement

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Disk Caching

Baik atau Buruk, Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Tinggi?? Berikut Penjelasannya

Beda masa beda juga penggunaan resource hardware. Kita lihat ketika komputer kita menggunakan Windows XP, penggunaan resource memori RAM tidak terlalu besar, bahkan hanya beberapa ratus MB saja. Namun, ketika kamu kamu menggunakan windows 7, meski pada komputer yang sama, penggunaan memori RAM bisa melebihi 1 GB.

Windows XP memang terlihat lebih ringan dari sisi penggunaan resource memori RAM. Tapi, kamu perlu ingat lagi, pernyataan pada awal artikel ini, bahwa sistem operasi modern sekarang ini sudah memanfaatkan memori RAM sebagai file cache untuk mempercepat pemrosesan mereka.

Ya, kini sudah banyak OS yang memanfaatkan RAM sebagai file cache. Maksudnya gimana sih? Jadi, OS tersebut memanfaatkan memori RAM sebagai cache file data program yang sering kamu akses. Nah, ketika kamu ingin mengaksesnya lagi, OS tersebut hanya tinggal mengambilnya dari RAM, jadi akan terasa lebih cepat. Kalau di windows, fitur ini dikenal dengan sebutan “SuperFetch”, yang telah ada sejak masa Windows Vista. Cara kerja dari fitur ini yaitu memuat semua program aplikasi dan data pada library yang sering kamu akses ke memori RAM. Hal ini akan membuat proses terasa lebih cepat, karena me-load langsung dari memori bukan dari hardisk lagi.

Tidak hanya di windows saja, fitur seperti ini juga sudah mulai diterapkan di sistem operasl lain, seperti Linux.

Cache Dibutuhkan Oleh Banyak Aplikasi, Salah Satunya Browser

Baik atau Buruk, Jika Penggunaan RAM Komputer Selalu Tinggi?? Berikut Penjelasannya

Sekarang ini, demi menunjang kinerja yang baik dengan kecepatan akses yang baik juga, sudah banyak software yang membutuhkan cache, terutama aplikasi browser. Coba deh kamu perhatikan penggunaan resource memori RAM pada aplikasi seperti Mozilla Firefox, Google Chrome, dan browser lain, rata-rata mereka memakan memori RAM lebih banyak dari aplikasi lain. Namun kamu jangan khawatir, karena browser-browser tersebut sedang memanfaatkan memori yang ada pada komputer kamu demi kinerja yang prima. Dengan melakukan cache di setiap halaman web ke memori RAM, kamu bisa membuka halaman web lebih cepat. 

Tidak hanya aplikasi browser saja, hampir semua software sekarang ini memanfaatkan memori RAM untuk menunjang performanya.

Jadi, Masih Berpikir Kalau Sisa Ruang di Memori Itu Baik?

Kamu mungkin masih berpikiran kalau banyaknya ruang kosong di memori itu baik. Boleh-boleh saja kamu beranggapan seperti itu. Tapi, yang jelas, kebanyakan OS dan software sekarang ini sudah pintar memanfaatkan memori RAM yang ada.

Satu lagi yang perlu kamu ketahui, dan mungkin ini akan menyadarkan pandangan kamu terhadap penggunaan resource memori. Ketika memori RAM sudah terisi penuh oleh cache file, dan pada saat yang sama kamu ingin membuka aplikasi lain, dengan spontan RAM akan menghapus cache file yang lama agar program baru tersebut bisa terbuka. Cache file pada RAM diatur dengan prioritas rendah, sehingga katika membukan program lain, cache yang lama akan dihapus karena sudah tidak diperlukan lagi.

Jadi, kesimpulannya, untuk penggunaan memori yang selalu tinggi itu sangatlah wajar yaa, mengingat sudah banyak OS dan aplikasi canggih yang bisa memanfaatkan memori yang ada. Semoga bermanfaat. 🙂