Uncategorized

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jaringan Wireless Wi-fi


Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jaringan Wireless Wi-fi – Koneksi jaringan Wi-Fi adalah salah satu bagian dari wireless yang tidak memerlukan kabel untuk menghubungkan antara device yang satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah banyak pengguna yang mulai beralih dari jaringan kabel ke jaringan Wi-Fi.

Pada dasarnya jaringan ethernet dan Wi-Fi ini sama saja, yaitu untuk bisa saling terhubung, hanya saja media yang digunakan berbeda. Kalau ethernet menggunakan kabel dalam transfer datanya, sedangkan Wi-fi memanfaatkan gelombang elektromagnetik.

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Jaringan Wireless Wi-fi
Image: flickr.com

Lalu, apa saja yang dianggap menguntungkan sehingga banyak pengguna yang mulai beralih ke jaringan Wi-Fi?  Yuk, simak ulasannya di artikel ini. Saya akan coba menjelaskan apa saja kelebihan dan kekurangan jika kamu menggunakan koneksi jaringan Wi-Fi.

Berikut kelebihan serta kekurangan jaringan Wi-Fi.

Kelebihan Jaringan Wi-Fi

Berikut kelebihan jaringan Wi-Fi:

1. Penggunanya bisa berpindah-pindah tempat

Karena tidak seperti jaringan kabel yang mengharuskan kita selalu terhubung via kabel, sehingga terkesan membatasi gerak kita. Pada jaringan Wireless Wi-Fi kita tidak perlu dipusingkan dengan kabel, kita terasa sedikit lebih bebas.

Penggunaan jaringan Wi-Fi memungkinkan kita lebih aktif dalam bergerak dan tidak terpaku di satu tempat saja. Perlu kita ketahui, kebutuhan akan mobilitas perangkat tanpa dibatasi kabel semakin tinggi.

2. Sudah banyak perangkat yang support Wi-Fi

Banyaknya perangkat yang support koneksi jaringan vi Wi-Fi juga menjadi alasan tersendiri. Mulai dari smartphone, tablet, laptop. bahkan personal komputer pun sudah bisa menikmati jaringan wireless Wi-Fi meski harus menambah perangkat Wi-Fi adapter.

Dengan sudah banyaknya perangkat yang support jaringan Wi-Fi tentunya bisa memantapkan kita untuk memilih Wi-Fi ketimbang kabel.

3. Sekali klik langsung konek

Tidak seperti jaringan kabel, yang mana kita harus mencolokan kepala konektor RJ-45 ke port Ethernet komputer/laptop kita, selain itu, tidak jaringan juga kita harus memasukan settingan secara manual. Pada jaringan Wi-Fi kita tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu lagi.

Wi-Fi sudah diatur sedemikian rupa oleh sang administrator untuk kemudahan penggunaannya. Kita hanya tinggal klik konek, otomatis sudah mendapat settingan (IP dinamis) dan tinggal internetan saja.

4. Instalasi lebih murah, cepat, rapi dan tidak ribet

Untuk melakukan pemasangan jaringan Wi-Fi, kita tidak terlalu membutuhkan banyak alat dan bahan. Kalau kita membandingkan dengan jaringan kabel, jelas jauh lebih murah Wi-Fi. Karena kita harus membeli tambahan kabel untuk instalasinya. Namun, jaringan Wi-Fi tidak demikian. Untuk harga perangkat seperti access point pun sudah ada yang lebih murah dibanding satu roll kabel UTP.

Selain murah instalasi juga lebih cepat. Ya, bagi mereka yang sudah berpengalaman, saya rasa tidak lebih dari 2 jam juga sudah selesai pemasangan jaringan Wi-Fi, itupun sudah siap dipakai. Dan lagi, instalasi jaringan juga terlihat lebih rapi dan tidak ribet, karena tidak terlalu menggunakan kabel terlalu banyak.

5. Penggunaan listrik lebih kecil

Ya, karena lebih sedikit perangkat yang digunakan dan cenderung lebih kecil ukurannya, penggunaan listrik pun terbilang kecil. Satu perangkat Wi-Fi Access point rata-rata hanya membutuhkan tegangan DC 9V dan 0.85A.

Advertisement

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kekurangan Jaringan Wi-Fi

Disamping kelebihannya yang sangat banyak, Wi-Fi juga masih memiliki beberapa kekurangan, yaitu sebagai berikut:

1. Keamanan harus lebih diperhatikan

Jaringan Wi-Fi tidak dibatasi dengan penggunaan kabel untuk setiap penggunanya. Hal ini juga berarti tidak membatasi pengguna luar yang bisa secara ilegal terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi kita.

Ya, jaringan Wi-Fi bisa diakses secara publik, maka dari itu kita harus lebih protektif dalam mengamankannya kalau tidak ingin ada pengguna luar yang mengakses jaringan kita. Karena bisa saja mereka itu lebih pintar dan bisa dengan mudah mendapatkan informasi privat kita.

Namun, kamu jangan khawatir, karena sudah banyak perangkat wireless yang sudah menyertakan fitur-fitur pendukung keamanan, seperti sistem autentikasi WEP dan WPA. Kamu juga bisa meng-hidden SSID agar tidak diketahui orang lain.

2. Sinyal

Meskipun kamu bisa bebas bergerak, tapi kamu juga harus memikirkan seberapa jauh kamu berada di area Wi-F. Tidak terasa memang masalah sinyal ini kalau kita tetap berada dekat di sumber sinyal.

Selain itu pengaruh interferensi juga harus dipikirkan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan saat melakukan transfer antar perangkat. Insterferensi ini sangat terasa efeknya jika kita berada pada area yang terdapat banyak jaringan Wi-Fi. Pencegahan dari masalah ini seharusnya sudah dipikirkan dari awal, sejak pemilihan channel frekuensi wireless yang digunakan.

3. Bandwith

Jaringan Wi-Fi sangat tidak cocok jika dalam jaringan yang dibangun nantinya diperuntukan untuk aktivitas transfer data berukuran besar. Salah satu penyebabnya adalah ketidakstabilan sinyal dan ada juga pengaruh interferensi.

Jika aktivitas transfer data dalam jaringan kamu tergolong besar, saya sarankan untuk menggunakan koneksi kabel, lebih cepat dan juga stabil. Meskipun sudah ada perangkat Wi-Fi yang sudah support data rate hingga 1 GBps, namun jaringan kabel masih dapat transfer lebih besar dari itu.

Itulah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki Wi-Fi sebagai jaringan yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik untuk media transmisinya. Satu lagi, untuk jaringan di rumahan, Wi-Fi bisa jadi yang diandalkan. Semoga bermanfaat.


'